Rabu, 18 Maret 2020

Ulasan Seputar Jenis Penyakit Kelamin dan Hal yang Dilakukan Oleh Penderita


Penyakit kelamin merupakan penyakit yang terinfeksi dari hubungan seks dengan seorang yang merupakan inang dari gen infeksi. Faktor resiko yang meningkatkan penyakit menular ini adalah melakukan hubungan intim tanpa penggunaan kondom dan tidak benar atau konsisten namun seks oral kurang beresiko tetapi dapat menyebar jika tidak menggunakan pengaman. Resiko ini ditingkatkan jika melakukan hubungan intim diluar nikah lebih dari satu pasangan yang membuat penyakit menular semakin terinfeksi dengan cepat dapat juga dialami oleh hubungan monogami berturut-turut. Penyakit menular dimiliki penderita sebelumnya dan terkena lagi dan melakukan penyalahgunaan narkoba maupun alkohol yang beresiko, menggunakan jarum suntik untuk hepatitis B dan C, HIV.


Selain itu, penyakit menular dapat terjadi jika menggunakan seks toys sebagai perantara penyebaran penyakit pada vagina maupun penis dan menempel pada mainan. Peningkatan resiko ini jika digunakan tanpa dicuci terlebih dahulu dan menyebabkan iritasi pada bagian lapisan dubur dan vagina. Hal yang perlu diketahui adalah penyakit ini tidak ditularkan melalui dudukan toilet maupun handuk dan lainnya kecuali dari sex toys yang digunakan bergantian ada tanpa adanya pencucian mainan terlebih dahulu.

Berikut adalah penyakit ini yang mungkin dialami oleh manusia:

  • Trikomoniasis merupakan penyakit yang disebabkan oleh parasit tricomonas vaginalis bertahun-tahun lamanya dan gejala yang timbul adalah keputihan dengan bau busuk pada wanita dan keluar cairan asing bau pada pria, wanita mengalami rasa gatal, perih hingga terbakar ketika buang air kecil dan sakit ketika hubungan seks pada organ intim.
  • Mononukleosis disebabkan oleh virus EBV yang menular bukan melalui hubungan intim melainkan melalui liur ketika berciuman, tidak memiliki gejala khas namun kerap merasakan rasa pegal, capek, panas dingin dan demam ringan, gejalanya mirip dengan penyakit flu dan masuk angin.
  • Infeksi parasit usus yang ditularkan melalui paparan feses yang berpindah begitu dengan seks oral atau seks oral anak, masa inkubasi pada parasit 2 hingga 4 minggu dan gejala yang ditunjukkan adalah kram perut, mual, muntah, penurunan berat badan dan sakit perut, infeksi ini biasanya ditemukan pada pria gay.
  • Molluscum contagiosum merupakan penyakit dari poxvirus yang menular lewat hubungan intim tanpa kondom dan menular melalui kontak kulit jika melakukan peminjaman barang pribadi.

Selain itu, HPV penyakit yang memberikan gejala seperti pertumbuhan kulit kelamin dan biasanya dapat menyebabkan kanker serviks. Klamidia merupakan penyakit yang terjadi pada wanita berusia 25 tahun. Gejala klamidia menunjukkan keputihan bau serta sensasi ketika buang air kecil karena telah terinfeksi jamur dan terjadi nyeri punggung bawah serta perdarahan diluar siklus haid.

Berikut adalah hal yang dilakukan oleh penderita penyakit seks menular:

  • Lakukan pengobatan sesuai dengan dokter karena dapat mengancam kesuburan maupun fungsi seksual wanita dan pria.
  • Bicarakan dengan pasangan yang sering melakukan kontak fisik sehingga akan mengetahui kondisi dan membuat penularan beresiko tinggi.
  • Sebaiknya jangan saling menyalahkan karena akan menyebabkan pikiran buruk atau penyakit ditularkan dari orang lain.

Untuk penderita penyakit kelamin maka cari tahu informasi penyakit yang diderita mulai dari minuman maupun makanan yang tidak boleh dikonsumsi. Perlu juga mengetahui syarat seks yang dilakukan dan bisa dilakukan dengan kondom dan beberapa penyakit juga perlu penanganan khusus. Sebagai penderita maka lakukan pemeriksaan secara berkala dan siapkan kemungkinan terburuk setiap saat.



0 komentar:

Posting Komentar