Jumat, 23 Agustus 2019

Penyebab Keringat Berlebihan dan Cara Mengatasinya


Pernahkah Anda berada di lingkungan publik dan mencium aroma tak sedap akibat keringat berlebih? Tentu masalah keringat yang berlebihan menyebabkan bau tak sedap bisa mengganggu orang lain. Anda jelas tidak ingin mengalami hal yang sama, bukan? Oleh sebab itu, penting sekali mengetahui penyebab keringat berlebihan dan cara mengatasi berikut ini.



Penyebab seseorang mengeluarkan keringat berlebih

Keringat merupakan cairan mengandung garam yang keluar lewat kelenjar keringat di kulit. Tubuh akan mengeluarkan keringat saat melakukan berbagai kegiatan yang menguras tenaga seperti olahraga atau melakukan aktivitas berat lain. Selain itu, seseorang bisa mengeluarkan keringat saat mengalami kondisi demam, mengkonsumsi makanan terlalu pedas atau merasakan perasaan gelisah seperti gugup, sedih, khawatir, dan lain-lain.

Jika keringat muncul tanpa adanya penyebab tertentu, bisa menjadi salah satu pertanda masalah pada kesehatan tubuh. Ada dua jenis keringat berlebihan yang terjadi pada seseorang yaitu hyperhidrosis focal primer atau keringat yang muncul berlebihan pada telapak tangan, telapak kaki, ketiak, lipat paha, dan kepala atau wajah, sedangkan kondisi secondary general hyperhidrosis terjadi pada seluruh tubuh akibat gangguan tiroid, menopause, gagal jantung, stroke, diabetes, dan penyakit serius lain.

Pada kondisi keringat muncul berlebihan tanpa sebab yang normal, Anda sebaiknya mulai waspada. Anda harus segera memeriksakan diri ke dokter saat mengalami keringat yang berlebihan saat malam hari, jumlah yang keluar semakin banyak setiap hari, keringat mulai mengganggu aktivitas harian, muncul masalah insomnia, dan sebagainya. Terjadi keringat berlebihan selama kurun waktu 6 bulan atau lebih, bisa menjadi pertanda penyakit berbahaya.

Cara mengatasi masalah keringat berlebih

Keringat berlebih yang disebabkan oleh kondisi penyakit tertentu, Anda harus segera melakukan pemeriksaan ke dokter untuk penanganan lebih lanjut. Dokter akan melakukan pemeriksaan lanjutan dengan cara tes urine, tes darah, tes kertas, tes pati iodium serta tes thermoregulatory.

Jika telah ditemukan penyebab utama keringat berlebihan yang tidak normal, dokter akan menyarankan cara mengatasi yang sesuai prosedur. Misalnya Anda mengalami kondisi secondary general hyperhidrosis akibat penyakit diabetes, maka cara mengatasi yang benar adalah mulai menerapkan gaya hidup sehat dengan mengontrol konsumsi gula.

Operasi pengangkatan kelenjar keringat dengan memotong saraf pada bagian dada bisa mengatasi permasalahan keringat yang berlebihan. Iontophoresis merupakan cara mengatasi produksi keringat berlebihan untuk sementara. Cara ini menggunakan rangsang listrik tegangan rendah lho!

Keringat yang berlebihan dan berbau tidak sedap jelas mengganggu aktivitas sehari-hari serta membuat Anda merasa kurang percaya diri. Anda bisa menggunakan beberapa bahan alami untuk menghilangkan keringat dan bau tidak sedap antara lain daun beluntas, daun sirih, daun kemangi, dan lain-lain. Anda bisa mengkonsumsi bahan-bahan tersebut dijadikan jamu yang diminum secara rutin. Bagi orang yang tidak suka aroma bahan alami tersebut, bisa mencoba cara modern.

Guna mengurangi produksi keringat yang berlebihan, Anda bisa menggunakan produk yang khusus untuk menghambat kelenjar keringat. Anda bisa memilih produk antiperspirant yang aman digunakan sehari-hari seperti roll on, spray atau losion.

Selain itu, Anda juga harus menjaga kebersihan diri untuk meminimalisir bau keringat yang kurang sedap. Mandi minimal dua kali sehari, menjaga berat badan tetap ideal dan mengkonsumsi makanan yang tidak terlalu menyengat atau berbau tajam.

Yuk, kenali penyebab keringat berlebihan dan bau tak sedap agar Anda bisa mencari solusi mengatasi masalah tersebut! Tampil percaya diri dan wangi, kenapa tidak?

0 komentar:

Posting Komentar