Selasa, 16 Juli 2019

Serba-Serbi Motor Sport : Plus Minus Full Fairing dan Naked Bike


Bagi kamu yang ingin membeli motor sport, penting banget untuk mempertimbangkan jenis motor yang ingin dibeli. Jangan sampai kita membeli yang tidak sesuai dengan kebutuhan apalagi tidak sesuai dengan kondisi kantong. 



Nah, pasti semua orang ingin yang nyaman dan pas dengan isi kantong kan? Namun kembali lagi, bahwa memilih motor itu sangat dipengaruhi oleh selera. Jadi setiap orang akan memiliki pilihan dan alasan sendiri untuk memilih jenis motor yang akan dikendarainya ataupun hanya untuk koleksi.

Jenis yang paling sering beredar di pasaran adalah full fairing dan naked bike. Sebelum membahas mengenai plus minus keduanya, terlebih dahulu kita harus tahu bahwa motor sport adalah jenis motor yang memiliki kapasitas mesin antara 150 CC – 250 CC. Body motornya seperti motor balap yang sporty dan gagah.

Performanya tentu saja diatas motor bebek biasa. Jika kamu ingin merasakan sensasi mengendarai motor seperti dalam motoGP maka boleh banget mempertimbangkan membeli motor baik jenis full fairing ataupun naked bike.

Motor jenis full fairing adalah jenis motor yang didesain kokoh dan tangguh dengan full body seperti motor balap. Sedangkan naked bike merupakan versi telanjang dari full fairing karena dibuat dengan desain yang lebih simple dan santai. Meskipun begitu, keduanya memiliki performa mesin yang tangguh dan stabil walaupun digunakan dalam kecepatan yang tinggi. Merk naked bike yang terkenal antara lain seperti Vixion, CBR, dan Bision.

  1. Body Full Fairing Lebih Sporty daripada Naked Bike
Jika kamu mencari motor dengan body yang sangat sporty dan kokoh seperti motor balap maka kamu harus memilih tipe full fairing. Bagian depan yang besar, lampu LED tajam, serta ujung yang runcing, membuat motor jenis ini masih menjadi yang paling trendy.

Jika dilihat dari total beratnya, maka naked bike cenderung lebih ringan karena di desain lebih simple daripada full fairing. Bagian depan dan sampingnya tidak sebesar full fairing dan bagian belakangnya pun tidak terlalu tinggi sehingga terkesan lebih santai jika digunakan berkendara.

  1. Harga Naked Bike Lebih Ekonomis daripada Full Fairing
Perbedaan harga merupakan hal yang terlihat jelas dari kedua motor ini. Jika kamu ingin mencari yang lebih murah, maka naked bike akan menjadi pilihan yang tepat. Karena memiliki body dan performa lebih baik, maka harga full fairing jauh lebih mahal. Namun bukan berarti naked bike memiliki performa yang abal-abal ya. Tetap saja keduanya memiliki performa di atas rata-rata.

  1. Kapasitas Mesin Full Fairing Lebih Tangguh daripada Naked Bike
Jika berbicara kapasitas mesin, sangat jelas bahwasanya motor sport full fairing memang didesain untuk motor balap kelas wahid. Jika kamu ingin performa yang handal, cepat, dan agresif di jalan layaknya motor balap, maka kamu bisa memilih motor sport full fairing.

Kapasitas mesinnya tersedia dari mulai 150 CC - 1000 CC. Naked bike sendiri memang dirancang memiliki performa di atas rata-rata yang memiliki kapasitas mesin antara 150 CC - 250 CC.

  1. Naked Bike Lebih Nyaman dan Hemat Bahan Bakar daripada Full Fairing
Semakin tinggi kapasitas mesin, maka semakin boros pula bahan bakar yang digunakan. Maka tidak heran bila naked bike lebih ekonomis bahan bakar. Selain itu, naked bike lebih nyaman baik bagi pengemudi maupun yang di kursi belakang.

Bagi pengendara, posisi naked bike tidak terlalu membungkuk sehingga lebih santai dan tidak mudah lelah ketika perjalanan jauh. Model jok belakang naked bike juga tidak terlalu lancip dan tinggi, sehingga lebih nyaman untuk posisi berboncengan.

Bagaimana? Kemanakah kamu menjatuhkan pilihan? Motor Sport Full Fairing atau Naked Ride?

0 komentar:

Posting Komentar