Senin, 22 Juli 2019

Ikuti 6 Tips efektif Mengoptimalkan Tumbuh Kembang Anak


Tumbuh kembang anak menjadi salah satu fokus perhatian orang tua. Bagaimana tidak, sejak dalam kandungan lahir, Anda harus sudah memperhatikan asupan-asupan gizi apa saja yang baik untuk si kecil hingga ia bisa tumbuh sempurna saat lahir. 

Selain itu, saat si kecil lahir pun Anda masih harus memperhatikan apa saja nutrisi dan stimulasi yang baik untuk mendukung pertumbuhannya. Oleh karena itu, pertumbuhan dan perkembangan anak harus Anda perhatikan sebisa mungkin.
Jika tumbuh kembang anak tidak terlalu diperhatikan, maka jangan heran jika si kecil mengalami pertumbuhan yang lambat dibandingkan dengan anak seusianya. Si kecil bisa mengalami berbagai masalah seperti speech delay, terlambat tumbuh gigi, mudah sakit, dan lain sebagainya. Oleh karena itu, sebisa mungkin Anda memperhatikan tumbuh kembang si kecil sejak dalam kandungan hingga tumbuh dewasa.

Karena keterbatasan informasi, biasanya Anda kebingungan bagaimana agar pertumbuhan dan perkembangan anak menjadi lebih optimal. Namun, Anda tidak perlu khawatir. Berikut ini adalah beberapa tips efektif untuk mengoptimalkan tumbuh kembang anak.

  1. Memenuhi kebutuhan gizinya mulai dalam kandungan
Hal pertama yang bisa Anda lakukan yaitu dengan memenuhi kebutuhan gizinya sejak berada dalam kandungan. Bayi Anda membutuhkan gizi yang seimbang agar pertumbuhan organ dan perkembangan otaknya menjadi sempurna. Anda bisa mengkonsumsi makanan-makanan bernutrisi yang mengandung omega 3, vitamin, asam folat, zat besi, serat, kalsium, protein, dan lain sebagainya.

  1. Mengajak untuk berkomunikasi sejak si kecil lahir
Sejak si kecil lahir, pastikan Anda mengajaknya untuk berkomunikasi. Meskipun bayi belum mengerti apa yang dibicarakan oleh orang tuanya, namun stimulasi ini sangat penting untuk mendukung kemampuan berkomunikasinya. Selain itu, Anda juga bisa menggunakan ekspresi wajah agar si kecil lebih terstimulasi. Lakukan hal ini secara teratur agar pertumbuhannya menjadi lebih optimal.

  1. Memenuhi kebutuhan gizi harian
Jika si kecil sudah menginjak usia 6 bulan, maka inilah saatnya untuk memberikan makanan pendamping ASI atau MPASI. Pastikan Anda bisa memenuhi kebutuhan gizi harian si kecil dengan mengolah berbagai makanan yang mengandung banyak nutrisi, seperti sayur-sayuran, buah-buahan, ikan, daging, kacang, yogurt, dan lain sebagainya. Pilihlah makanan yang banyak mengandung vitamin, kalsium, protein, asam folat, omega 3, dan lain sebagainya.

  1. Membentuk daya tahan tubuh anak
Karena bayi sangat rentan terhadap penyakit, maka sebisa mungkin Anda membantunya untuk membentuk daya tahan tubuh. Caranya cukup mudah, yaitu dengan mengajak anak melakukan berbagai aktivitas fisik, seperti bermain, berolahraga ringan, dan lain-lain, juga memenuhi kebutuhan gizinya. Dengan begitu, tubuh anak pun akan terstimulasi untuk membentuk sel-sel antibodi sehingga pertahanan tubuhnya menjadi lebih kuat.

  1. Membiarkannya bermain dengan teman sebayanya
Jika si kecil sudah menginjak usia 3-5 tahun, maka biarkanlah ia bermain dengan teman sebayanya. Si kecil akan belajar untuk berkomunikasi, ekspresikan rasa empati, belajar untuk kerjasama, dan lain sebagainya. Meskipun begitu, pastikan Anda tetap mengawasinya saat bermain agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, seperti terjatuh dan lain-lainnya.

  1. Menghabiskan waktu bersama anak
Menghabiskan waktu bersama si kecil bisa membantu tumbuh kembangnya. Anak yang lebih dekat dengan orangtuanya cenderung lebih bahagia daripada yang jarang meluangkan waktu untuk bersama. Dengan begitu, anak yang bahagia tentu saja akan membuat pertumbuhannya semakin pesat, baik itu secara kognitif maupun fisik.

Itulah beberapa tips mengoptimalkan pertumbuhan dan perkembangan anak. Selalu dampingi si kecil kapanpun dan dimanapun agar ia tumbuh menjadi anak yang sehat dan cerdas.

0 komentar:

Posting Komentar