Selasa, 23 April 2019

Sentuh Baby Panda, Wanita Ini Diserbu oleh Netizens

SETIAP manusia sudah sepantasnya mematuhi etika dan norma yang berlaku di setiap tempat. Tentunya aturan ini akan membantu seseorang agar terhindar dari marabahaya dan tindakkan yang merugikan.

Sama seperti kisah seorang wanita asal Tionghoa yang mendapatkan kecaman dari para netizen. Kecaman ini timbul setelah sang wanita melakukan pelanggaran aturan dengan mengelua seekor bayi panda di suaka margasatwa.




Alhasil wanita ini langsung membuat permintaan maafnya baik kepada publik dan juga di media sosial. Wanita malang ini diketahui bernama Han. Sebelumnya ia mengunggah beberapa gambar yang memperlihatkan dirinya sedang membelai seekor beruang muda.

Ia melakukan hal tersebut di Shenshuping, Cagar Alam Nasional Wolong di provinsi Sichuan pekan lalu. Dalam beberapa gambar yang diposting Weibo, tangan mahasiswa tersebut terlihat menyentuh anak panda tersebut.

“Kami bertemu di tengah jalan dan akhirnya aku membelai bayi panda secara diam-diam!” tulis Han dalam postingan foto yang diunggahnya, sebagaimana dilansir dari Next Shark, Sabtu (21/4/2019).

Foto-foto itu langsung membuat para netizen marah. Pasalnya para pengunjung diperingatkan untuk tidak memberi makan atau menyentuh binatang-binatang itu oleh pihak suaka margasatwa.

Menurut South China Morning Post, sebenarnya taman ini dipenuhi dengan tanda-tanda yang mengingatkan pengunjung untuk tidak menyentuh panda. Alhasil beberapa netizen yang melihat hal tersebut langsung memberikan komentarnya kepada Han.

“Tanpa sterilisasi, bakteri dari wisatawan dapat menginfeksi panda dan menyebabkan penyakit. Pada saat yang sama, panda adalah beruang. Mereka tidak boleh berhubungan dekat dengan manusia, ”tulis seorang netizen.

"Dia tidak berperilaku dengan cara yang beradab, bagaimana dia bisa secara acak memelihara harta nasional kita?" Keluh netizen lainnya.

Sejak postingannya viral, Han telah menghapus gambar-gambar tersebut dari akun sosial medianya. Namun, screenshoot dan sharing unggahan yang dilakukan secara online telah menyebar ke masyarakat luas.

“Perilaku ceroboh saya karena cinta panda menyebabkan kesalahpahaman ini. Saya selalu menjadi pecinta binatang dan memiliki dua anjing. Di masa depan, saya akan berhati-hati dan berkontribusi pada upaya perlindungan hewan,” tulis Han

0 komentar:

Posting Komentar