Rabu, 19 September 2018

Penerapan Pola Asuh Anak yang Baik Agar Anak Memiliki Sopan Santun dalam Bertutur Kata


Pola asuh anak yang baik dapat membantu membentuk karakter positif pada anak. Inilah mengapa penting bagi para orang tua untuk mendidik anak dengan baik. Penerapan pola asuh yang tepat menjadi modal awal si kecil untuk tumbuh menjadi pribadi yang berkarakter. Terlebih saat ini banyak ditemui anak-anak yang nilai sopan santunnya sangat minim.


Memang, pemberian pelajaran tentang sopan santun dalam bertutur kata ini sudah diberikan di sekolah. Hanya saja, pada praktiknya tidaklah mudah menanamkan nilai kesantunan pada anak. Lebih dari itu tak bisa dipungkiri pula bahwa anak juga belajar nilai sopan santun dari keluarga di rumah.
Jadi sekalipun anak mendapatkan pelajaran sopan santun di sekolah, namun jika orang tua tidak melakukan hal serupa, maka bisa jadi anak pun enggan mempraktikkan apa yang didapatkan di sekolah.

Mendidik Sopan Santun Pada Anak dengan Penerapan Pola Asuh Anak yang Baik
Mengajarkan sopan santun pada anak memang tidaklah mudah. Jangankan anak-anak, orang dewasa sekalipun masih banyak yang memperhatikan etika dalam bertutur kata. Oleh karena itulah penting bagi setiap orang tua untuk menjadi role model bagi anak. Berikut adalah cara mengajarkan sopan santun pada anak yang bisa Anda terapkan.

1.      Dimulai dari hal yang sederhana
Anak-anak akan lebih mudah menerima sesuatu yang disampaikan dengan cara sederhana. Begitu pula ketika mengajarkan sopan santun pada anak. Tidak perlu dengan cara yang ribet dan muluk-muluk karena yang seperti ini justru membuat anak enggan belajar. Mulailah untuk membiasakan anak mengucapkan 4 kata ajaib; maaf, permisi, tolong dan terimakasih.

2.      Mulai sedini mungkin
Tidak perlu menunggu anak berusia 5 tahun untuk mengajarkan sopan santun. Sedini mungkin Anda memulai proses pembiasaan sopan santun justru lebih baik. Bahkan sejak si kecil berusia 1 tahun Anda sudah bisa mengenalkannya dengan kalimat-kalimat sederhana. Misalnya ucapan salam, meminta izin dan lainnya.

3.      Konsisten
Mempelajari hal apapun tentu membutuhkan proses. Jadi jika sewaktu-waktu anak lupa dengan apa yang pernah Anda ajarkan, jangan langsung menghakimi anak. Bersabarlah dalam mengingatkan anak. Hanya saja jangan terkesan memaklumi apabila mendapati si kecil bersikap kurang sopan. Sikap konsisten harus benar-benar Anda tunjukkan agar anak tidak meremehkan nilai sopan santun. 

4.      Berikan reward
Sebagaimana orang dewasa, anak juga sangat senang jika dihargai. Oleh karena itu jangan lupa untuk memberikan pujian ketika si kecil telah bersikap santun dalam bertutur kata maupun tindakan. Pujian ini membuat anak lebih semangat belajar. Selain pujian, mungkin Anda juga bisa memberikan reward berupa mainan atau menyiapkan makanan kesukaannya.

5.      Orang tua sebagai role model
Ingin anak menjadi pribadi yang mempunyai sopan santun dalam bertutur kata dan tindakan? Apabila iya, maka ini pun menjadi PR bagi Anda. Ya, jangan hanya menuntut anak untuk menjadi anak yang memiliki sopan santun sedangkan Anda sendiri mengabaikan nilai kesantunan itu sendiri. Untuk itu jadilah role model bagi anak, sehingga anak bisa mencontoh langsung dari orangtuanya.

Demikianlah beberapa cara mengajarkan sopan santun dalam bertutur kata maupun dalam tindakan yang dapat Anda terapkan pada anak. Sopan santun dalam perkataan dan perbuatan memang menjadi hal yang wajib dimiliki oleh setiap individu. Hal ini mengingat dalam keseharian anak akan bertemu dengan orang dan melakukan interaksi.

Dalam interaksi inilah dibutuhkan komunikasi dan sikap yang baik. Oleh karena itu selalu terapkan pola asuh anak yang baik agar anak benar-benar tumbuh sebagai pribadi yang mempunyai adab dan etika.

0 komentar:

Posting Komentar